Senin, 20 April 2015

Luka Dan Senyuman

Luka dan senyuman

 Wajah nya yang cantik dihiasi dengan hijab yang dia kena kan sungguh nampak anggun sekali tapi kali ini dia nampak beda,mata nya yang sayu dan berkaca kaca seakan akan ada mendung di mata nya yang akan menumpah kan air mata.
Ku langkah kan kaki untuk mendekati nya ,
  Hai,....  elia
sapa ku kepada gadis cantik yang lagi duduk sendiri di kursi depan kampus tempat aku belajar , dengan wajah yang sayu dia menatap ku .
eh ,..  kamu rud.
Kenapa ada disini dan tidak masuk untuk mengikuti pelajaran dan mengapa kau nampak sedih sekali , masuk lah pasti dosen akan mencari mu el.
Aku dan elia memang satu kampus tapi jurusan yang kita ambil berbeda
aku mengambil jurusan akutansi dan elia mengambil jurusan ekonomi .
   Elia adalah anak bibi atau bisa di sebut pula ibu punya adik dan punya anak “ itu elia“  tapi dia telah tinggal bersama kami sejak dia masuk SMA
ibu dan ayah nya yang bercerai sejak berapa tahun yang lalu dan dia memilih tinggal bersama kami meski orang tua nya yang sudah sama sama menikah lagi tapi dia tak mau untuk tinggal bersama mereka ibu atau ayah nya .
     Setiba di rumah ,..  aku juga tidak melihat nya .
Apa ibu ada melihat el pulang ? tanya ku kepada ibu.
el belum pulang coba kamu telphone handphone nya !berapa menit kemudian.
Assalamualaikum.....
baru ajach aku mau menelphone mu ,.  eh nongol kamu nya .
Maaf bu  ..  el  pulang nya telat,.. langkah kaki nya yang menuju arah kamar.
Ibu sangat menyayangi el meski dia bukan anak nya mungkin karena ibu tidak mempunyai anak peremupan cuma aku anak satu satu nya laki laki .
Si el gadis pendiam yang cupu ini tidak seperti biasa nya pulang larut malam dia penurut dan tidak pernah membantah apa yang dibilang oleh ibu dia selalu nurut .
    El,..  ada apa dengan mu ?
Tatapan mata mu yang kosong ,jiwa mu serasa tidak menyatu dengan diri mu ,senyuman mu sudah tidak pernah nampak di wajah cantik mu itu.
Aku mencintai nya Rud,.. aku  sungguh mencintai nya ,...
Aku mengenal nya 2 tahun  yang lalu, dimana disaat aku sendiri dan dimana hati ku yang terluka oleh cinta dan dia datang membawa pelangi dalam hidup ku memeberi warna di hari hari yang ku lalui dan aku ingin semua itu kembali, 2 tahun berjalan luka itu kering sudah sembuh sudah tapi sekarang.....  sudut sudut mata nya yang  mulai menetes kan air mata , ... hati nya yang mendung dan pilu .
    Aku terluka ,..  kenapa itu harus aku ?
kenapa itu harus terjadi ?
setiap kata ku percaya ,aku yang selalu membangga kan nya tapi apa semua itu adalah sandiwara,..  sungguh kejam pecundang dunia terhadap ku .
 Terluka sudah hati ku ,..  luka yang tak berdarah tapi sangat menyayat hati membuat hati ku pilu, bukan nya setiap insan dia berhak untuk dicintai dan mecintai
tapi mengapa cinta yang kutanam dibalas sebuah kepalsuan dimana kah  keadilan itu ?
      Aku yang pernah setia untuk nya tapi dia membalas nya dengan dusta,
dia bagaikan bak pelaku sandiwara cinta yang menjadi kan aku  lawan main nya
entah dimana hati nya saat itu mengapa dia sungguh kejam kepada ku ,
aku rapuh berusaha untuk tegar tapi aku serasa sakit,.. memang sakit ini tidak terlihat oleh kasap mata tapi sakit ini membuat ku terluka sangat dalam sehingga ku tak mampu untuk tersenyum “depresi “ mungkin saat ini yang sekarang aku alami.
Pucat sudah muka ini,kurus sudah badan ini,serasa hidup tidak ada arti ?
Hilang sudah semangat ku ,hilang sudah pelangi dalam hidup ku hanya mendung mendung tebal yang melingkari hati .
     Seharus nya aku menyadari cinta itu tak harus memiliki, seharus nya aku ihklas ketika dia memilih nya , seharus nya aku sadar cinta itu bukan lah paksaan tidak mungkin aku memaksa kan cinta nya untuk memilih ku ,seharus nya aku sadar dia bukan lah yang terbaik untuk ku meski ku tahu dia menyakiti ku tapi aku tidak bisa bohongi diri ku sendiri aku hampa tanpa nya ? “hampa“ bearti kan kosong dimana hati ku dulu yang kosong yang sendiri dan sepi tapi dia mengisinya dengan kebahagiaan walaupun semua itu hanyalah kepalsuan setidak nya dia memberi warna dalam hidup ku dan menjadi kan hampa itu terisi meski hampa tidak bisa dilihat oleh mata tidak ada bentuk nya tapi bisa untuk di rasa.
   Kepergian nya meninggal kan jejak luka di dalam hati ku sakit serasa sakit
puing puing cinta yang pecah belah itu sudah tidak bisa untuk di satu kan kembali aku terpuruk atas kepergian nya ,..  pergi yang tak akan pernah kembali
dan hanya ada air mata yang mengiringi kepergian nya air mata yang sudah tidak bisa aku bendung lagi air mata yang selalu menetes tiada habis nya meski terkuras tiap hari tapi masih aja ingin menetes .
   Lelah aku untuk melawan hati ,.... aku tak bisa tanpa diri nya .
Bruuuuk,.... seketika  “ tergeletak sudah kepala si el di atas meja belajar nya “
Ku coba untuk menyadar kan nya tapi dia tak sadar sadar pula ,aku panggil ibu,
ibu pun bergegas lari untuk melihat el,..
kulihat muka ibu yang sangat panik dan cemas.
Bangun el,...  ini ibu,... tapi el pun tak mendengar suara ibu ,....
jelas karena el dalam keadaan pingsan ,.. tidak menunggu lama lagi aku pun menelpon ambulance setelah tiba disana el langsung ditangani oleh dokter yang ada.
Aku melihat ibu yang sangat khawatir dengan keadaan el.
Ada apa dengan el belakangan ini dia ada perubahan ?
tanya ibu kepada ku , aku serasa bingung bagaimana aku menyampai kan nya kepada ibu kalau el terluka oleh cinta .
     Beberapa menit telah  berlalu dokter keluar setelah memeriksa keadaan el.
Bagaimana dengan anak ku dokter ? tanya ibu kepada dokter yang menangani el
sebaik nya kita bicarakan didalam saja bu ? ajakan dokter kepada ibu .
Bu,..  anak ibu sebaik nya di rawat dulu untuk beberapa hari sampai keadaan nya kembali setabil, anak ibu mengalami tekanan batin atau depresi .
Apakah belakangan ini ada hal hal yang membuat nya sedih ? tanya dokter kepada ibu.
Depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan “sedih“
Gejala gangguan depresi adalah perasaan sedih ,hilang minat dan semangat ,rasa lelah yang berlebihan dan malas untuk beraktivitas.
Seperti ini lah keadaan anak ibu sekarang ,..  harus ibu ketahui depresi adalah salah satu penyebab utama kejadian bunuh diri.
        Sekarang ini dia harus membutuh kan perawatan “psikoterapi“ dan dukungan dari keluarga dan juga orang orang terdekat.
“psikoterapi adalah serangkaian metode berdasarkan ilmu ilmu “ psikologi “ yang di gunakan untuk mengatasi “ gangguan kejiwaan atau mental seseorang“.
Setelah berbincang bincang dengan dokter , ibu nenyuruh ku untuk mengabari ibu dan ayah el ,.. dan kulihat juga ibu menelphone ayah yang sedang mendapat kan tugas untuk bekerja di luar kota.
       Waktu yang terus berlalu dari hari yang berubah menjadi minggu dan menjadi bulan genap 3 bulan sudah elia dirawat tapi belum ada perubahan juga , sepi terasa keadaan rumah tidak ada elia ,
beasa tiap malam dia bercanda dengan ibu , ibu yang merasa sepi karena di tinggal ayah keluar kota hanya elia yang jadi teman ibu bercanda ketika ayah tak dirumah dan aku yang asyik dengan game yang ku punya.
     Setelah pulang kuliah aku selalu menengok nya untuk memberi nya semangat dan suport tapi sayang sekali elia tidak mengenali ku.
Kulihat wajah cantik nya di balik kamar yang beruji besi dan sempit ,
Menyedih kan sekali keadaan nya ,bibir nya yang terbungkam ,tatapan mata nya yang kosong , serasa bukan elia yang sudah ku anggap sebagai ade ku sendiri.
      Ku mencoba masuk untuk mendekati nya , ku ceritakan hal hal yang indah saat saat bersama keluarga dan juga ku lihat kan foto foto di saat berlibur bersama.
Elia ,.. kamu yang sudah ku anggap sebagai adik aku sendiri.
aku merindukan mu yang dulu, canda tawamu ,senyum mu juga kenakalan mu yang suka menjahili ku , Elia sekarang sudah tidak ada lagi semua itu pada diri mu,sadar lah.
Aku tahu kamu mencintai nya tapi sadari lah perpisahan yang ada itu sudah kehendak TUHAN dan dia tahu mana yang terbaik buat mu dan belajar lah untuk mengihklas kan sesuatu yang bukan untuk kamu miliki.
pandangan nya pun mulai tertuju kearah ku ?
mata nya yang  sendu seakan akan mengatakan sesuatu ,.. yaitu tentang hati nya.
Tiba tiba bruuuk.... elia memeluk erat diri ku dengan bercucuran air mata
maafkan aku rud,.. sudah membuat keluarga panik dan cemas“ dengan nada yang terpatah patah elia sudah sadar.
Kamu sekarang mengenali ku... ?
dengan kepala yang diangguk kan nya ,.. bertanda dia sudah sadar.
allhamdulilah,... ucap sykur ku.Terimakasih TUHAN,.. engkau mengembali kan dia seperti yang dulu dan elia yang masih bercucuran dengan air mata seakan akan dia menyesali akan semua nya.
   Kupanggil dokter dan segera ku ambil ponsel ku untuk memberi kabar gembira itu ke keluarga.Dokter pun datang untuk memeriksa el selang beberapa menit kemudian ibu datang langsung memeluk el kulihat ibu menetes kan air mata .. eah itu air mata bahagia akan kesembuhan el.
Bagaimana dengan anak ku dok ? tanya ibu kepada dokter.
Anak ibu sudah membaik dan sudah di perboleh kan untuk pulang
ini ada vitamin untuk anak ibu jangan lupa untuk kasih dia minum.
Terimakasih dokter untuk semua nya . ucap ibu kepada dokter
Terimakasih dok sudah mau merawat ku,.. dengan nada yang sangat lirih dan lemas ... el pun juga mengucap kan terimakasih kepada dokter yang sudah mengobati nya.
   Bergegas kami untuk pulang ,..
setiba dirumah sudah terlihat ibu dan ayah el dan kakak dan ade tiri nya yang berkumpul untuk menyambut kedatangan el,.. Ibu yang sudah mengandung nya lagsung memeluk el.
Bersyukur anak ibu sudah sembuh ,. jangan lah bersedih anak ku kamu tidak sendiri ada ibu dan juga keluarga yang menyayangi mu, pesan ibu terhadap el.. “maaf kan el bu ,.. kata yang terucap di iringi dengan tetesan air mata“
        Sudah yang lalu bear lah berlalu ,...
buka lah lembaran baru untuk kehidupan mu yang baru anak ku !
Dan ingat lah  ..  akan ada nya TUHAN ,..  kamu tidak sendiri kamu masih punya TUHAN dan juga keluarga yang sangat menyayangi mu.
      “Elia.... Meski pelangi yang dia damba kan dulu telah hilang tapi masih ada pelangi yang lain nya yang lebih indah dan menunggu nya.




Luka dan Senyuman ,..
Luka yang terlalu dalam bisa membuat seseorang tidak bisa untuk tersenyum.



Cerpen
judul cerita : Luka dan Senyuman
pengarang : Zerylia.N



Terimakasih  ,...  untuk  yang  sudah baca ,.. ^~^


 
     


     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar